mengenal sesosok , sandera merasakan aku begitu menemukan keanehan, ada gurat gurat aneh dalam dirinya , entah dia suka padaku atau mengagumiku . laki laki berambut spike ini selalu menjadi cerita di laptopku akhir akhir ini , laki laki yang jadi teman akrab ku dan lebih sering menyandarkan aku di bahunya ini selalu mempunyai pemikiran aneh tentang kehidupan sudut pandangnya , realitanya , namun mengasikan , tuturnya yang sedikit sadis, dan tatapan mata tajam dan membara , gua pikir Cuma dera yang punya ,
awal aku bertemu dera saat aku menjadi kelas absol 2 atau akademi bisnis dan social , satu kampus satu jurusan , satu semester tapi beda kelas , dia regular dan saya kelas karyawan
saya tidak ingin berteman atau berkawan dengan orang yang bukan dari kalangan saya karena saya merasa tidak punya apa .
namun alas an lain menyatukan kami, aku bertabrakan denganya disela – sela acara nobar kampus , tak sengaja dan satu senyuman membuatnya mengejar ngejar aku , aku bukan wanita cantik bukan pula wanita yang bergelimang harta saya kuliah di situ beasiswa, belas kasihan orang dan saya harus benar” kuliah , dan ada dia yang bantu saya , sgala fasilitasnya , kebutuhanku kadang dia yang tolong , tapiii , dia seperti binatang buas yang kapan saja siap untuk menerkam .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar