Daftar Blognya Ntha

Rabu, 27 Februari 2013

mengenang MASA jaya PUTIH ABU ABU

yess , postingan kali ini buat ngingetin suatu hari ke anak cucu gw , kalo aku punya cerita istimewa yang bisa di bagiin sebagai cerita masalalu ,.
dampaknya gw harap bisa dapet fade back baik yang di dapet dari cerita cerita gw , dan make a better life more .
gw pengen jadi orang yang bisa ngasih clue baik sama orang lewat postingan postingan gw

oh ya ,
awal masuk sekolah gw masuk ke kelas 10 .6 kenapa 10 karena Kurikulum waktu itu melanjutkan dari KTSP ke KBK , (Kurikulum berbasis Kompetensi ) , disitu pas pertama masuk gw belum punya Foto kamera, Tahun 2007 - 2008  masih booming nokia , hape tanpa kamera dulu .
kegiatan yang paling sering aku ikut iyalah kegiatan volly karena olhargaa itu hidupku, aku kangen banget sama temen temen deketku , pipit , lilis , kiki , mala , novita , dan tety , ya mereka lah yang menemaniku setahun di kelas 10 .6
kejadian di kelas yang paling memalukan ialah , saat pelajaran fisika , yess fisika nama gurunya Mr, Saidun orang jawa tinggi item dengan rambut terbelah dua , dan memakai minyak orang aring di rambutnya , dengan gaya pakaian yang sama sekali ga matching , dasi kuning kemeja biru selalu begitu ,
saking bosanya gw ngajak temen sebelah gw namanya Faby , ya gw ajakin dia bercanda , gw gangguin dia dan akhirnya dia mau hgobrol dengan aku , saking asiknya nyeritain bola , tiba tiba gw reflek meragain cara kiper German nangkep bola , alhasil anak anak semua mata menju ke gw , dan pa say berkata , hey kamu yang paling belakang , lagi apa berdua , pacaran ajah . sumpah malu maluin banget kan ,

setelah itu gw terkena omelan bu Onah  ya guru sosiologi kelas 10 . kalo buat yang ini emang jangan di tiru yah , emang ga baik :P
waktu itu pertama masuk sosiologi , emang saya sudah ga ada minat sama sosial , jadi saya hanya terkantuk kantuk saat mendengarkan pelajaran dan pengantar dari guru sosiologi , saat pelajaran saya sengaja merangkap buku LKS sosiologi dengan novel remaja kesukaan saya ,, entah karena saya keliatan terlalu asik membaca atau apa , jadi saja si guru menghampiri meja saya dan merampas buku bacaan saya dan itu mengantarkan saya ke BP , bimbingan konseling , ketemu deh sama bu siapa yah lupa namanya , yang matanya sering ngedip ngedip kalo ngomong tapi sumpeh tu orang sabar banget yey .

pas pelajaran ekonomi , aku emang orangnya bosenan dalam belajar kalo lagi ga mood ya aku ga mau belajar  udah gitu itu jam terakhir , sekalian deh ngantuk melanda , jam sekolah 1 jam man lagi menuju pulang, pas pelajaran itu aku malah bermain main dengan kaca , dan akhirnya prang kaca pecah karena jatuh dan akhirnya bu titin berkata , " jangan ngaca terus di kelas " konyol banget sumpah ,

menginjak kelas 2 , aku masuk ipa itu juga karena keinginan orang tuaku , terlebih aku ga suka ips , aku suka bahasa sayang disana ga ada jurusan bahasa , aku pengen jadi penulis novel , sastrawan dan pengarang puisi
pelajaran pertama yang dikenalkan ialah fisika , di pelajaran fisika kita ga boleh bicara kalo ga di suruh bicara , harus fokus dan harus bisa kalo di suruh maju , ya mr ,dodo rhaps , lupa panjanganya ,
kita pernah di suruh ngelilingin lapangan sekolah kalo ga bisa ngerjaiin soal , bayangin ajah tuh diliatin dari mulai adik kelas , kakak kelas , penjaga kantin , guru guru , penjaga sekolah tukang gorengan , semuanya liatin kita , maka nya kita harus masang mata telinga terus singkronkan sama otak kita ,terus gw pernah di cubit pipnya gara gara ketawa pas pelajaran dia . hadeh pa dodo salam kangen


lucu banget kan bukanya lari malah jalan jalan  . huh anak anak kampret dasar , heheheh.
terus gw mau bagiin foto foto kisengan gw di kelas , ya  .
ini kaya orang serius banget yey belajar , padahal akting depan foto doang , geje ngt deh ya , hahahhaha

biarlah yang lain ngerjain soal saya mah makan dulu biar perut kenyang badan sehat ya , hehehehhehe

ganjen banget kan gw kalo lagi di kelas , gw di ajarin dandan ama diania , ini si kupret ganjen jadi gw kebawa ganjen .

kalo liat foto ini lucu banget sekaligus ilfil , hahahah kan gw yang paling bwah dan gw yang paling keberatan .

ini cerita pertandingan panco demi dapetin mie ayam gratis dari diania , hahahha stress memang .

selesai olahraga nih di dinding kreasi wall creation

acara terbengkalinya siswa kelas 3 di akhir sekolah

pak pik pek rebutan nyontek saaat ngerjain soal
makan mie yayam si aki rame rame

hobi gw banget , ampe radang usus

Penerus si aki

mauuuuuu

si aki yang asli

porsak akhir tahun

nasib pendemonstrasi ni

gokilllll gokilan

reward celebration


Selasa, 05 Februari 2013

Apa Yang Anda Pikirkan Soal PENGEMIS !!!!!!!!!!!!

PENGEMIS

orang yang memiminta minta atau gelandangan disebut pengemis , sudah bukan hal asing lagi di pandang mata kita
dulu sempet heboh soal perda dki yang melarang kita memberikan sumbangan kepada pengemis bahkan pemda sempat menangkap 12 orang kaya yang memberikan sedekah kepada pengemis #miris

secara manusiawi dan takdir , mungkin tidak ada orang yang ingin di lahirkan sebagai orang miskin dan memiliki profesi sebagai pengemis , maka jangan terlalu buta lah mata kita untuk menilai seorang pengemis , mungkin mereka bekerja karena membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhannya , atau (maaf) cacat fisik yang sewajarnya mereka tidak bisa mencari nafkah yang secara normal .

coba kita renungkan
saat pagi saat kita memulai aktifitas dengan perut kenyang , pakaian rafi kendaraan yang bagus , sementara mereka sudah dari subuh berangkat mengemis hanya untuk makan siang hari nanti dan begitu selanjutnya ,

saat kita tidur pulas mereka masih setia di tengah" lampu merah untuk sekedar makan esok hari .

saat kita memakai baju baju bagus , kita melihat mereka terhina dengan baju usang dan kotor , saat kulit kita terawat kulit mereka terbakar matahari dan tertutupi debu , dramati kan , coba siapa yang mau menjalani pekerjaan seperti itu , terhina cuma karena mereka membutuhkan

 anak kecil ini , tidak sekolah karena orang tuanya hanya berpropesi sebagai pemulung , keadaan ekonominya semakinparah ketika ayahnya meninggal , siapa sih yang mau seperti ini di saat jam efekitif untuk sekolah dia hanya tertidur lemas hanya untuk makan , ingat makan , dia ga bukan tidak ingin sekolah , tapi dia  tidak ingin memberikan beban yang terlalu berat pada ibunya . ketika aku melihat anak seumaranya berkeliaran mengemis dan meminta minta , aku hanya bisa menahan air mata , berapa beruntungnya saya , meskipun saya ditinggal ayah saya , saya masih bisa sekolah sampai selesai makan tidak kekurangan sandang pangan tercukupi , walaupun saya sering mengeluh soal kebutuhan papan saya yang belum terpenuhi .

begitu juga adik saya , segala kebutuhan sekolahnya terpenuhi , coba kalo kalian bertukar tempat dengan mereka dengan keadaan yang seperti ini . jauh di lubuk hati siapapun akan mengatakan "tidak mau " .


berita ini saya ambil dari http://unikboss.blogspot.com

Kisah pengemis berpenghasilan besar ini dialami oleh Marfuah, seoarng wanit yang sudah berumur sekitar 55 tahun. Padahal wilayah operasinya cuma di Jl Gatot Subtoro, Samarinda Utara dirinya bisa meraup paling tidak Rp 1.8 juta per hari. Wanita tua ini berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim). Dilihat dari cacat fisiknya, semua orang pasti iba dan menaruh kasihan. Marfuaah menderita cacat bawa lahir dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Lengannya kecil tanpa bertelapak tangan. Hanya ada kaki kirinya, itu pun kecil. Karena kondisinya tersebutlah, Marfuah harus berjalan dengan cara ngesot. Melihat seorang ibu tua berjalan dengan cara memilukan tersebut, banyak masyarakat yang hatinya tersentuh dan tidak ragu-ragu memberikan uang dalam jumlah besar. Kalau pengemis lain paling mendapat lembaran Rp1.000, Marfuah mampu memperoleh lembaran Rp50 ribu hingga Rp100 
 ribu.

Setelah baca cerita itu pasti kita berpikiran wow !!!!!!!!!!!! penghasila mereka jauh di atas kita , misal penghasilan kita rata rata seorang pegawai swasta bahkan tidak sampai dengan penghasilanya selama sebulan , yess right .
oke kalo mereka cacat fisik apa mereka bisa bekerja normal sepeti kita , menghadapi komputer atau sekedar membuat prodak di pabrik , apa perusahaan akan menerima mereka yang tanpa pendidikan karena sekolah umum jarang yang menerima siswa yang cacat fisik jalan satu satunya sekolah di SLB yang biyayanya sangat mahal . kalo kaki tangan mereka tidak berpungsi dengan baik , bagaimana dia mau bekerja , wajar sekali aklo mereka mengemis , menghinakan dirinya yang sudah hina menjadikan kekuranganya untuk meminta minta , karena mereka tidak dilahirkan sesempurna kita seberuntung kita .

apa tidak pernah terbesit jika kita jadi mereka , jika ibu itu ibu kita , hanya untuk kiita dia bekerja , untuk kehidupan anaknya dia rela meminta minta , tega kah kalian . jangan sungkan menyisihkan rejeki kalian untuk mereka .

kalo kamu merasa iri dengan penghasilan mereka dan tidak mau memberi sumbangan , cacat lah , maka orang akan merasa iba dan memberi sumbangan terhadapmu

CERITA SAYA :

Robby ( pacar tercinta )

dia selalu memberikan uang recehanya kepada siapapun pengemis yang ia jumpai ketika di lampu merah atau di tempat makan , betapa dermawannya dia , suatu saat setelah makan di rumah makan dia memberikan sedekah kepada ibu ibu yang berbadan tambun, dengan baju yang lusuh , menyerahkan uang 1000 rupiah . aku menaiki motornya dengan sedikit berdebat , kenapa ngasih sama orang yang masih bisa bekerja sehat seperti ibu tadi .

pacarku hanya menjawab : karena ada uang receh saja
aku lalu berargument kenapa dia ga bekerja saja masih muda , ibu saya seumuran dia , masih bekerja untuk menghidupi saya ,

dia menjawab lagi " ibumu punya kesempatan , beda dengan ibu itu . bayangkan kalo misalnya ibu kamu yang ada di posisi ibu itu , apa kamu mau ngasih . jangan pilih" kalau mau memberikan sedekah sama orang , aku juga membayangkan betapa bersyukurnya ibuku .

itulah yang membuatku menerbitkan tulisan ini . ya terimakasih kekasihku .

Saya :

suatu sore sepulang kerja saya melewati lampu merah niat saya ingin pulang untuk meminjam uang kepada tante saya .  dan berdiri laki laki tua , namun tidak terlalu tua badanya sehat hanya pakainya yang lusuh dan kulitnya kusam karena terbakar matahari . aku tepat berdiri paling depan di batas zebra cross paling sebelah kiri , dia meminta minta dari kanan sampai kiri dan tibalah di bagianku , aku merogoh kantongku , lampu merahnya masih 40 menit lagi , tidak ada uang receh lalu aku kasih 2000 , uang kertasku yang tersisa .

dia menatapku dan tersenyum , bahagia sekali   menyimpan uangnya di jidatnya dan mendoakan saya , padahal saat itu saya tidak ada uang lagi untuk pulang , akhirnya saya sampai rumah dan betapa kagetnya saya ketuika di rumah sudah ada teman saya yang  memeluk saya dan menangis minta maaf  , setahun yang lalu dia meminjam uang saya 200 .000 dan dia mengembalikanya 500. 000 . subhanallah . akhirnya saya tidak jadi meminjam uang .

percaya tidak akan miskin ketika kita memberi pengemis , jangan pilih - pilih untuk memberi